Tampilkan postingan dengan label SMP BCK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMP BCK. Tampilkan semua postingan

     SELALU BAWA BOTOL MINUM
Kalau kamu beli es, pastinya pakai plastik kan? Semakin sering kamu beli es, semakin banyak sampah yang kamu hasilkan. Yuk, mulai dari sekarang biasakan membawa botol minum seperti Tupperware, dll. Jangan pakai botol air mineral yah

GUNAKAN BUKU TULIS SAMPAI HABIS
Tahu kah kamu, bahwa kertas itu berasal dari batang pohon. Sebatang pohon pinus yang memiliki tinggi 18 meter akan menghasilkan 80.000 lembar kertas. Semakin banyak kamu menggunakan kertas, semakin sedikit jumlah pohon jika tidak direboisasi. Nah mulai dari sekarang, yuk, kita gunakan buku tulis kita sampai habis nulisnya juga jangan dilopat tiap halaman. Harus tulis nolak-balik.

GANTI TISU DENGAN SAPU TANGAN
Seperti halnya buku, tisu juga terbuat dari kayu. Maka dari itu, untuk menyeka keringat akibat hawa panas Cilegon, lebih baik kita menggunakan sapu tangan atau handuk kecil.

BAWA TAS BELANJA KE MINIMART/WARUNG

Kalau belanja ke minimarket, kita akan kena biaya sebesar Rp200 untuk sehelai kantong plastik. Tujuannya bukan untuk morotin duit kita, melainkan agar kita tidak terlalu sering menggunakan plastik. Tahukah kamu? Butuh waktu sampai 15 tahun untuk mengurai sampah plastik.

Tim Mading SMP BCK
   Hai Sobat BCK. Sudah pernah mendapat pelajaran di sekolah mengenai sampah organik dan sampah nonorganik belum? Hah belum? Sampah organik adalah sampah yang berasal dari tumbuhan atau hewan yang mudah terurai. Sedangkan, sampah nonorganik adalah sampah yang berasal dari bahan kimia sehingga sulit terurai. Sampah-sampah tersebut seharusnya dipilah-pilah menurut jenisnya. Apa sih pentingnya memilah sampah?

Mengurangi Timbunan Sampah 
Kebiasaan membuang sampah tanpa memilahnya akan membuat timbunan sampah makin menumpuk. Coba bayangkan bila kita terlebih dahulu memilah mana sampah plastik atau sampah yang dapat didaur ulang, sampah organik yang bisa dijadikan kompos, dan sampah yang sudah tak bisa diolah lagi.
Dengan memilah, pasti timbunan sampah akan berkurang karena sampah plastik dan sampah yang bisa didaur ulang dapat dengan mudah diambil oleh pemulung atau kita serahkan ke bank sampah. Sampah organik juga bisa kita jadikan pupuk kompos atau kita serahkan ke bank sampah. Maka sampah yang diangkukt ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) tidaklah terlalu banyak.

Nilai Ekonomis 
Ada beberapa sampah yang bisa diubah menjadi barang ekonomis. Misalnya saja plastik kemasan bekas sabun bisa dijadikan kerajinan tangan berupa tas. Jerigen plastik bisa dimanfaatkan menjadi pot. Bila kita tak bisa mengolahnya sendiri, kita bisa memberikannya atau menjualnya kepada pengepul. Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan keberadaan bank sampah yang ada di dekat kita.

Mengurangi Pencemaran Lingkungan 
Sampah dari kegiatan rumah tangga dan mengandung bahan dan atau bekas kemasan suatu jenis bahan berbahaya dan/atau beracun disebut sampah bahan berbahaya beracun rumah tangga sampah (B3 RT). Contoh sampah jenis ini adalah batu baterai bekas, neon dan bohlam bekas, kemasan cat, kosmetik, atau pelumas kendaraan. Sampah jenis ini tak bisa dibuang begitu saja karena kandungan zat berbahaya di dalamnya berbahaya bagi lingkungan.

Meski pentingnya memilah sampah  dapat berdampak positif bagi lingkungan, ternyata masih banyak orang terutama rumah tangga yang belum memilah sampah, lho.

Bila setelah membaca artikel ini kita mulai memilah sampah yang ada di rumah, pasti akan ada perubahan positif di lingkungan sekitar kita. (Tim Redaksi)